Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Cara Mengaktifkan Kartu BPJS yang Mati beserta Dendanya

Cara Mengaktifkan Kartu BPJS yang Mati besertan Dendanya
Cara Mengaktifkan Kartu BPJS yang Mati besertan Dendanya

Lugas.id – Oke, kali ini saya akan sharing bagaimana Cara Mengaktifkan Kartu BPJS yang Mati besertan Dendanya , simak baik baik ya.

Menurut Buku Panduan Layanan JKN KIS, bahwa status peserta Kartu BPJS Kesehatan dinyatakan tidak aktif atau non aktif sejak tanggal 1 pada bulan berikutnya apabila peserta BPJS terlambat membayar iuran.

Sehingga penjaminan pelayanan kesehatan diberhentikan akan sementara oleh pihak BPJS

Nah, bagaimana jika anda ingin mengaktifkan kembali Kartu BPJS anda? cek berikut ini.

Cara untuk mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan dapat dilakukan jika peserta membayar iuran bulan tertunggak paling banyak 24 bulan serta membayar iuran bulan berjalan. 

Namun, apabila dalam kurun waktu 45 hari sejak status kepesertaan aktif kembali, peserta membutuhkan pelayanan rawat inap, maka akan dikenakan denda pelayanan.

Lalu berapakah denda tersebut? simak info dibawah ini

Denda pelayanan merupakan sanksi yang diterima peserta JKN-KIS atau BPJS Kesehatan karena keterlambatan pembayaran iuran dan menjalani rawat inap dalam kurun waktu 45 hari sejak status kepesertaan aktif kembali.

Jumlah denda pelayanan yaitu sebesar 2,5% dari biaya diagnosa awal pelayanan kesehatan rawat inap dikalikan dengan jumlah bulan tertunggak dengan ketentuan:

  1. Jumlah bulan tertunggak paling banyak 12 bulan.
  2. Besaran denda paling tinggi Rp 30 juta. 
  3. Bagi Peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) pembayaran denda pelayanan ditanggung oleh pemberi kerja.

Nah, itulah bagaimana Cara Mengaktifkan Kartu BPJS yang Mati besertan Dendanya .

Halaman: 1 2

Rekomendasi

Photo: dok. Istimewa via Detik.com

Profil dan Biografi Rashda Diana, Cucu Pendiri Pondok Gontor dan Istri Din Syamsuddin

Sinopsis Ikatan Cinta Senin 4 Januari

Sinopsis Ikatan Cinta Senin 4 Januari, Al akan menunjukkan Rasa Cinta Ke Andin?

Back to Top